Thursday, September 21, 2017
   
Text Size

Dari UNNU 1958 ke UNU 2010

  1. IDENTITAS LEMBAGA

A.1.  Yayasan

Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta  diselenggarakan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Islam Nahdlatul Ulama Surakarta berdasarkan Akte Notaris R. Soegondo Notodisoerjo dengan Akte Notaris Nomor : 02 Tanggal  2 Agustus 1960. Alamat Yayasan di Jl. Dr. Wahidin 5/VI Telp./Fax  (0271) 717954 Surakarta 57141. Dengan Rekening Bank BNI 1946 Cabang Klewer No. Rek. 227.008015017.901

Untuk pertama kali susunan pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Islam Nahdlatul Ulama Surakarta  berdasarkan Akte Notaris tersebut, pasal VI ayat (4) adalah sebagai berikut :

Read more: Dari UNNU 1958 ke UNU 2010

 

Sistem Pendidikan

Sebagai lembaga pendidikan tinggi, UNU mempunyai sistem pendidikan. Sistem pendidikan tersebut meliputi:

  • sistem kredit semester,
  • satuan kredit semester,
  • beban dan masa studi,
  • prestasi studi,
  • beban studi semester

Sedangakan untuk evaluasi meliputi:

  • evaluasi hasil studi
  • evaluasi pembelajaran,

Perkuliahan selama satu tahun akademik dilaksanakan dalam dua semester, yaitu semester Gasal pada bulan September s/d Pebruari, sedangkan semester Genap pada bulan Maret s/d Agustus

Adapun penyelenggaraan pendidikan dalam satu semester terdiri dari kegiatan kuliah, praktikum, kerja lapangan , on job trainning,  dan bentuk kegiatan  lain. Besarnya  beban studi mahasiswa, pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa, besarnya usaha penyelenggaraan pendidikan bagi tenaga pengajar dan lembaga untuk satu semester dinyatakan dalam satuan kredit semester  (SKS).

Sistem Satuan kredit semester adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang menyatakan beban mahasiswa, beban tenaga pengajar dan beban penyelenggaraan program pendidikan dalam kredit.

Satuan terkecil untuk menyatakan lamanya suatu pendidikan harus diselenggarakan dalam suatu jenjang pendidikan disebut semester. Jumlah tatap muka dalam satu semester adalah minimal 12 – 16 kali (minggu) ditambah 2 kali ujian yaitu Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester.

Satu SKS untuk perkuliahan ditentukan oleh beban kegiatan mahasiswa yang meliputi tiga kegiatan perminggu, yaitu : kuliah, kegiatan terstruktur dan kegiatan non terstruktur.

 

Program Studi

UNU Surakarta mempunyai  5  Fakultas dan 9 Program Studi baik jenjang D.3; S.1; dan Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) S2 Semua Prodi

1.  Fakultas Agama Islam

  • Program Studi Hukum Keluarga/Ahwal Al Syakhsyiyah (S.1)  TER-AKREDITASI BAN PT : NILAI ( B )
  • Program Studi Pendidikan Agama Islam (S.1) TER-AKREDITASI BAN PT : NILAI ( B )
  • Program Studi Ekonomi Syari'ah (S.1) TER-AKREDITASI BAN PT : NILAI ( C )

2.  Fakultas Teknik

  • Program Studi Teknik Mesin  (S.1) TER-AKREDITASI BAN PT : NILAI ( C )

3. Ilmu Hukum

  • Program Studi Ilmu Hukum (S.1) TER-AKREDITASI BAN PT : NILAI ( B )

4. Fakultas Ekonomi

  • Program Studi Manajemen (S.1) TER-AKREDITASI BAN PT : NILAI ( B )
  • Program Studi Manajemen Perusahaan (D.3) TER-AKREDITASI BAN PT : NILAI (C )
  • Program Studi Akuntansi (D.3) TER-AKREDITASI BAN PT : NILAI ( C )

5.  Prog. Pascasarjana

  • Program Studi Pendidikan Agama Islam S.2 TER-AKREDITASI BAN PT : NILAI ( A )

 

 

Susunan

Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut.
  1. Dewan Penyantun
  2. Pimpinan (Rektor dan Pembantu Rektor I dan II)
  3. Senat Universitas
  4. Pelaksana Akademik (fakultas dan lembaga)
  5. Pelaksana Administrasi (Kepala Biro Administrasi, Akademik, Keuangan, Kemahasiswaan, dan Perencanaan)
  6. Unsur Penunjang (UPT dan unit penunjang lainnya)
  7. Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama (LP2MK)
  8. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)
   
   

Visi dan Misi

V I S I :

UNU Surakarta menjadi Perguruan Tinggi Islam unggul (berwawasan kebangsaan dalam rangka menghasilkan Ilmuwan yang berlandaskan IMTAQ (Iman dan taqwa), menuju standar international pada Tahun 2030

M I S I :

  1. Mengembangkan suatu masyarakat belajar yang Islami, berorientasikan kebangsaan serta mengembangkan kompetensi tertentu (sebagai a learning and a competency base university) mempunyai pengertian pendidikan berbasis kompetensi dapat meningkatkan kualitas dan konsistensi, mengurangi biaya, mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk lulus, dan kami memberikan langkah-langkah yang benar belajar mahasiswa yaitu:
  2. Mendidik calon sarjana muslim ber-akhlaqul karimah dan berkemampuan memahami Islam serta ber-IPTEK seiring dengan perkembangan zaman dengan tetap berpegang teguh kepada akhlaqul karimah.
 TUJUAN :

  1. Meningkatkan kualitas hasil pendidikan, hasil penelitian dan peran serta lembaga pendidikan dalam program riil penanganan masalah sosial
  2. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemanfaatan sumberdaya
  3. Peningkatan kualitas proses layanan secara berkelanjutan yang berorientasi pelanggan.
  4. Meningkatkan kapabilitas dan kompetensi pegawai

 

Dipersembahkan oleh:
Lembaga Penjaminan Mutu
UNU Surakarta

   

UNU Surakarta Diskusikan Hubungan RI – AS

 

diskusi

Dari kanan: H. Soekamto, SH, M.H. (Purek I), Drs. H.A. Mufrod Teguh Mulyo, M.H. (Rektor), Benny Junito (Political Assistant), Michael Thoman (Political Officer, Pembicara), Drs. Muhammad Ishom, M.A. (Purek II)

Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis  ke-52, Universitas  Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta bekerja sama dengan Kedubes AS di Jakarta mengadakan diskusi ilmiah, Senin (4/10) dengan tema “Aspek Politik Hungan Indonesia Amerika Serikat”. Diskusi yang berlangsung di Aula UNU Surakarta ini dibuka oleh Rektor UNU Surakarta, Drs.H.A. Mufrod Teguh Mulyo, MH.. Peserta diskusi adalah segenap Sivitas Akademika UNU Surakarta dengan pembicara Michael  homan, Political Ofiicer Kedubes A.S.

Dalam ceramahnya, Michael Thoman antara lain mengatakan bahwa hubungan Indonesia - AS sekarang lebih baik dibandingankan dengan di masa pemerintahan AS sebelumnya karena kedua negara ini kini memiliki apa yang disebut kemitraan komprehensif, yakni hubungan kerja sama di berbagai bidang yang meliputi: lingkungan hidup, kesehatan, pendidikan, keamanan, politik dan ekonomi. Dalam kemitraan komprehensif ini, Indonesia dan AS memiliki kedudukan yang sama.

Menjawab pertanyaan peserta diskusi tentang bagaimana Amerika memandang Islam, Michael Thomas mengatakan bahwa masyarakat Amerika Serikat setuju bahwa Islam adalah agama damai sehingga seruan pembakaran Al Qu'ran pada September lalu oleh beberapa orang di sana tidak mendapat sambutan dari warga AS. Tentang Indonesia, menurutnya, Rakyat AS sekarang mengetahui lebih banyak tentang negeri ini setelah Barrack Obama terpilih menjadi Presiden. Ini terkait dengan pengalaman hidup Barrack Obama semasa kecil yang pernah tinggal dan belajar di Indonesia selama beberapa tahun. Sebelumnya, rakyat Amerika Serikat hanya tahu tentang Bali.

Usai acara, Drs. H.A. Mufrod Teguh Mulyo, M.H., menyampaikan cindera mata kepada pembicara dan asistennya.

   

Page 2 of 3

Facebook

New Page 1

Baca Qur'an

Banner
Banner
Banner