Monday, December 11, 2017
   
Text Size

UNU SURAKARTA WISUDA 444 LULUSAN

Sebanyak 444 lulusan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta, Senin (28/2), resmi diwisuda di Kampus II UNU Surakarta yang berlokasi di Mojosongo Jebres Surakarta. Mereka terdiri dari 424 sarjana S-1  dan 20 magister S-2. Wisudawan Program S-1 terdiri dari: 413 Pendidikan Agama Islam (PAI), 7 Al-Ahwal As-Syahsyiah (AS), 2 Ekonomi Manajemen, dan 2 Ilmu Hukum; wisudawan  Program S-2 sebanyak 20 Magister Pendidikan Islam (MPI).

Hadir dalam wisuda ke XIII ini antara lain: Dr. H. Noer Ahmad M.A., Ketua Lajnah Perguruan Tinggi (LPT) PBNU Jakarta; Ketua Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah,  Prof. Dr. Muhibbin, M.Ag; Ketua STAIN Surakarta, Dr. Imam Sukardi; Ketua AUB Surakarta, Dr. H. Anwar Hamdani, M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Klaten, Drs. H. Mustari, M.Pd.I; Kepala Kantor Kementerian Agama   Grobogan, Drs. H. Taslim, M.Pd.I. (keduanya alumni UNU Surakarta), para pejabat dan tokoh masyarakat se-eks Karesidenan Surakarta.

Dalam sambutannya, Rektor UNU Surakarta, Drs. H.A. Mufrod Teguh Mulyo, M.H. antara lain mengungkapkan bahwa UNU Surakarta sebagai Perguruan Tinggi Islam yang berwawasan kebangsaan mempunyai 4  tujuan (mencetak kader ilmuwan, menghasilkan intelektual Muslim, memiliki keunggulan kompetitif dan mampu memanfaatkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan). Dengan demikian, lanjutnya, UNU Surakarta berkewajiban menghasilkan lulusan  yang memenuhi 4 kompetensi (kompetensi akademik, kompetensi  profesional, kompetensi nilai dan sikap, serta kompetensi menghadapi perubahan.

Sementara itu, Ketua Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah,  Prof. Dr. Muhibbin, M.Ag, dalam sambutannya menyatakan agar UNU Surakarta membuka prodi-prodi baru. “UNU hendaknya juga mulai melirik jurusan-jurusan yang marketable seperti Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam.” Hal itu dia ungkapkan menanggapi belum seimbangnya antara jumlah wisudasawan dari Prodi PAI dan non-PAI.  Menanggapi masukan tersebut, Rektor UNU Surakarta, Drs. H.A. Mufrod Teguh Mulyo, M.H., menyambut baik dan akan  menindak lanjutinya.

Dalam wisuda ini,  5 lulusan  dinyatakan sebagai wisudawan terbaik.  Mereka adalah Sri Hatmoko, M.Pd.I. dari MPI, IP 3,73 (Cum Laude); Anni Amirotun Najhah, S.Pd.I. dari Pendidikan Agama Islam, IP 3,66 (Cum Laude);  Haryadi, S.Sy. dari Al-Ahwal As-Syahsyiah, IP 3,42 (Baik Sekali); Vais Setyo Budi, S.H. dari Ilmu Hukum, IP 3,11 (Baik Sekali) dan Arifana Nawwirina, S.E. dari Ekonomi Manajemen, IP 3,08 (Baik Sekali).

Upacara wisuda diakhiri dengan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. KH. M. Muchoyyar HS, M.A., Guru Besar Emeritus Ilmu Tafsir UNU Surakarta. Dalam orasinya yang berjudul Peran Ulama dalam Penulisan Mushaf dan Penyebaran Tafsir Al-Quran di Indonesia, Prof. Muchoyyar antara lain mengatakan bahwa minat penulisan mushaf pada penghujung abad XIX berkurang di Indonesia, karena antara lain tekanan politik penjajahan yang berkepanjangan terhadap para ulama.