Monday, December 11, 2017
   
Text Size

The News

Outbond Pimpinan dan Staff UNU Surakarta

Kegiatan Raker (Rapat Kerja) dan Outbond Pimpinan dan Staff Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta pada tanggal 19-20 September 2016 di River Hill Tawangmangu bertujuan untuk mempererat persaudaraan antar civitas Universitas Nahdlatul Ulama serta menyusun program kerja Universitas Nahdlatul Ulama dalam rangka peningkatan kinerja yang lebih maksimal.

Selepas Kegiatan Raker (Rapat Kerja) yang melelahkan peserta, kegiatan dilanjutkan dengan Outbond untuk para pimpinan dan staff Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta. Dipandu Instruktur Outbond Bapak Sutrisno, S. H., M. Hum, para staff dan pimpinan Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta diajak bermain untuk melatih konsentrasi dan kebersamaan.

Diawali dengan bermain hitungan 1,2,uhuy,4,5,uhuy, para staff dan pimpinan UNU nampak larut dalam canda tawa karena ada peserta yang salah.

Selepas itu, permainan berlanjut ke "Pengedar Narkoba", permainan ini memerlukan kepercayaan dan kelihaian untuk menebak lawan. Game ini diberikan punishmen untuk yang kalah dengan mencoreng wajah peserta yang kalah dengan bedak. Canda tawa pun mulai lepas kembali, saat peserta yang kalah harus dihukum. Permainan berlangsung 3 kali dengan hasil kemenangan mutlak untuk tim Pak Rektor dkk (digambar; tim sebelah kanan). Selamat.

outbond

out2

Permainan terahir adalah permainan komando BS (benar- salah), dengan membentuk 3 barisan berbanjar, para staff dan pimpinan UNU diarahkan oleh instruktur untuk mengikuti aba-aba benar salah lalu maju mundur atau kanan kiri. Permainan ini melatih konsentrasi dan kebersamaan tim.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung di UNU Surakarta, untuk memupuk persaudaraan sehingga lebih bisa terasa kekeluargaannya.

Semoga Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta selalu jaya, UNU IS THE BEST!!!

 

UNU SURAKARTA WISUDA 444 LULUSAN

Sebanyak 444 lulusan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta, Senin (28/2), resmi diwisuda di Kampus II UNU Surakarta yang berlokasi di Mojosongo Jebres Surakarta. Mereka terdiri dari 424 sarjana S-1  dan 20 magister S-2. Wisudawan Program S-1 terdiri dari: 413 Pendidikan Agama Islam (PAI), 7 Al-Ahwal As-Syahsyiah (AS), 2 Ekonomi Manajemen, dan 2 Ilmu Hukum; wisudawan  Program S-2 sebanyak 20 Magister Pendidikan Islam (MPI).

Hadir dalam wisuda ke XIII ini antara lain: Dr. H. Noer Ahmad M.A., Ketua Lajnah Perguruan Tinggi (LPT) PBNU Jakarta; Ketua Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah,  Prof. Dr. Muhibbin, M.Ag; Ketua STAIN Surakarta, Dr. Imam Sukardi; Ketua AUB Surakarta, Dr. H. Anwar Hamdani, M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Klaten, Drs. H. Mustari, M.Pd.I; Kepala Kantor Kementerian Agama   Grobogan, Drs. H. Taslim, M.Pd.I. (keduanya alumni UNU Surakarta), para pejabat dan tokoh masyarakat se-eks Karesidenan Surakarta.

Dalam sambutannya, Rektor UNU Surakarta, Drs. H.A. Mufrod Teguh Mulyo, M.H. antara lain mengungkapkan bahwa UNU Surakarta sebagai Perguruan Tinggi Islam yang berwawasan kebangsaan mempunyai 4  tujuan (mencetak kader ilmuwan, menghasilkan intelektual Muslim, memiliki keunggulan kompetitif dan mampu memanfaatkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan). Dengan demikian, lanjutnya, UNU Surakarta berkewajiban menghasilkan lulusan  yang memenuhi 4 kompetensi (kompetensi akademik, kompetensi  profesional, kompetensi nilai dan sikap, serta kompetensi menghadapi perubahan.

Sementara itu, Ketua Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah,  Prof. Dr. Muhibbin, M.Ag, dalam sambutannya menyatakan agar UNU Surakarta membuka prodi-prodi baru. “UNU hendaknya juga mulai melirik jurusan-jurusan yang marketable seperti Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam.” Hal itu dia ungkapkan menanggapi belum seimbangnya antara jumlah wisudasawan dari Prodi PAI dan non-PAI.  Menanggapi masukan tersebut, Rektor UNU Surakarta, Drs. H.A. Mufrod Teguh Mulyo, M.H., menyambut baik dan akan  menindak lanjutinya.

Dalam wisuda ini,  5 lulusan  dinyatakan sebagai wisudawan terbaik.  Mereka adalah Sri Hatmoko, M.Pd.I. dari MPI, IP 3,73 (Cum Laude); Anni Amirotun Najhah, S.Pd.I. dari Pendidikan Agama Islam, IP 3,66 (Cum Laude);  Haryadi, S.Sy. dari Al-Ahwal As-Syahsyiah, IP 3,42 (Baik Sekali); Vais Setyo Budi, S.H. dari Ilmu Hukum, IP 3,11 (Baik Sekali) dan Arifana Nawwirina, S.E. dari Ekonomi Manajemen, IP 3,08 (Baik Sekali).

Upacara wisuda diakhiri dengan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. KH. M. Muchoyyar HS, M.A., Guru Besar Emeritus Ilmu Tafsir UNU Surakarta. Dalam orasinya yang berjudul Peran Ulama dalam Penulisan Mushaf dan Penyebaran Tafsir Al-Quran di Indonesia, Prof. Muchoyyar antara lain mengatakan bahwa minat penulisan mushaf pada penghujung abad XIX berkurang di Indonesia, karena antara lain tekanan politik penjajahan yang berkepanjangan terhadap para ulama.



   

UNU SURAKARTA AKAN SELENGGARAKAN WISUDA KE XIII

Sebanyak 444 calon wisudawan akan diwisuda sebagai sarjana dan magister UNU Surakarta pada hari Senin, 28 Pebruari 2011. Mereka terdiri dari 424 sarjana S-1 dan 20 magister S-2. Wisuda akan berlangsung di Kampus UNU Surakarta yang berlokasi di Jl. Tambora Perum Perumnas Mojosongo Jebres Surakarta, pukul 08.30 WIB.

Dalam Wisuda ke XIII ini akan disampaikan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. K.H. M. Muchoyyar HS, M.A., Guru Besar Ilmu Tafsir Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta. Orasi akan mengambil judul, “Peran Ulama dalam Penulisan Mushaf dan Penyebaran Tafsir Al-Quran di Indonesia”.

   

Penipuan Marak Terjadi di Lingkungan PTN & PTS

Penipuan marak terjadi di lingkungan perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS), beberapa minggu belakangan. Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IV Jawa Barat-Banten Abdul Hakim Halim dan Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wachyudin Zarkasyi adalah dua pejabat yang kerap dicatut namanya. Modusnya, dosen atau pemimpin PT dihubungi orang yang mengaku kedua pejabat tersebut dan menawari mereka mengikuti seminar. Ujung-ujungnya, korban diminta mentransfer sejumlah uang ke rekening pelaku.

Hakim mengungkapkan, dalam dua pekan terakhir, sepuluh laporan penipuan dengan modus serupa datang dari para pemimpin PTS atau dosen. "Saya sendiri secara pribadi telah menerima empat laporan. Staf saya yang lain menerima lebih banyak lagi laporan," ujarnya, Senin (8/6), di ruang kerja Jln. P.H.H. Mustopa Bandung.

Read more ...

   

UNU Surakarta Diskusikan Hubungan RI – AS

 

diskusi

Dari kanan: H. Soekamto, SH, M.H. (Purek I), Drs. H.A. Mufrod Teguh Mulyo, M.H. (Rektor), Benny Junito (Political Assistant), Michael Thoman (Political Officer, Pembicara), Drs. Muhammad Ishom, M.A. (Purek II)

Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis  ke-52, Universitas  Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta bekerja sama dengan Kedubes AS di Jakarta mengadakan diskusi ilmiah, Senin (4/10) dengan tema “Aspek Politik Hungan Indonesia Amerika Serikat”. Diskusi yang berlangsung di Aula UNU Surakarta ini dibuka oleh Rektor UNU Surakarta, Drs.H.A. Mufrod Teguh Mulyo, MH.. Peserta diskusi adalah segenap Sivitas Akademika UNU Surakarta dengan pembicara Michael  homan, Political Ofiicer Kedubes A.S.

Dalam ceramahnya, Michael Thoman antara lain mengatakan bahwa hubungan Indonesia - AS sekarang lebih baik dibandingankan dengan di masa pemerintahan AS sebelumnya karena kedua negara ini kini memiliki apa yang disebut kemitraan komprehensif, yakni hubungan kerja sama di berbagai bidang yang meliputi: lingkungan hidup, kesehatan, pendidikan, keamanan, politik dan ekonomi. Dalam kemitraan komprehensif ini, Indonesia dan AS memiliki kedudukan yang sama.

Menjawab pertanyaan peserta diskusi tentang bagaimana Amerika memandang Islam, Michael Thomas mengatakan bahwa masyarakat Amerika Serikat setuju bahwa Islam adalah agama damai sehingga seruan pembakaran Al Qu'ran pada September lalu oleh beberapa orang di sana tidak mendapat sambutan dari warga AS. Tentang Indonesia, menurutnya, Rakyat AS sekarang mengetahui lebih banyak tentang negeri ini setelah Barrack Obama terpilih menjadi Presiden. Ini terkait dengan pengalaman hidup Barrack Obama semasa kecil yang pernah tinggal dan belajar di Indonesia selama beberapa tahun. Sebelumnya, rakyat Amerika Serikat hanya tahu tentang Bali.

Usai acara, Drs. H.A. Mufrod Teguh Mulyo, M.H., menyampaikan cindera mata kepada pembicara dan asistennya.

   

Page 2 of 3